Hujan

Apa yang kamu pikirkan kalo denger kata "desember" ?
Ya, bulan desember dan bulan-bulan yang berakhiran "ber" itu bulannya hujan!
Walau kebanyakan orang banyak ngeluh karena turun hujan, tapi aku tidak!
Hujan itu membuat semua yang awalnya biasa saja menjadi terasa romatis dan melankolis,
Hujan juga selalu menjadi alasan untuk berlama-lama duduk berdua dan saling berbagi cerita denganmu! 

Read Users' Comments (0)

Dokumentasi Gunung Burangrang

Ini dia beberapa foto perjalanan kami,  karya bang @gemafebrian



Upacara pengembaraan @bluestage FIB Unpad


Angkatan muda divisi hutan gunung, kiri ke kanan: Bang Kiting, Bang Gema, Bang Agung, Saya, Charla, dan Haga


Ini MOP biaya transportasi kami


Kami dalam bis explore


@Cimahi 


wawancara dengan Pak RW beserta istri


selepas wawancara dengan sang sesepuh, Pak Oding


briefing untuk perjalanan besok


lagi packing sempet-sempetnya narsis dulu


foto terakhr dengan Pak RW sekaligus pamitan


ini dia Bukit Nyampai

 pas lagi navdar (tapi pegang kompasnya masih salah, jangan ditiru ya! hehe :) )


sibuk menentukan titik koordinat


masak-masak depan warung si Ibu


ini dia tanjakan dan turunan pertama kita



pemandangan kota bandung dari pintu angin, subhanallah


hutan pinus, bonus trek


entah jenis burung apa,  but so beautiful!


Situ Lembang



Jalan menuju situ lembang


hamparan hutan pinus, dahsyat!!


sunset {}


sunrise



summit attack 


"Tiga", berfoto bertiga di tanggal tiga


Kiri ke kanan: Kang Husni, Kang Boil dan Kang sutan

Panorama situ lembang dan tenda kami dari puncak, Edan keren banget!




 gak ngerti lagi kenapa mereka bisa berdiri diatas sini berempat -_-
Kiri ke kanan: A Ali, Kang Sutan, Kang Agung, dan Kang Husni



ibu-ibu sibuk masak



tanjakan orok 


                                       
                                        ga ngerti harus komentar apa, (Kang Hilmy dan Kang Sutan)



                                          
                                                           Kami dengan kedua pembimbing 

Read Users' Comments (0)

Gunung Burangrang untuk "BH 276 P"

Berada 2.050 meter diatas permukaan laut (mdpl), parongpong- dikenal juga dengan gunung burangrang yang terliput kabut dan hutan pinus yang menjulang.

Kami bertujuh berangkat mengendarai bus explore sampai cimahi dengan ongkos Rp.10.000/orang disambung dengan angkot parongpong berwarna ungu dengan ongkos Rp. 6000/orang dan menyarter angkot kuning dari UNAI menuju Desa Cijanggel dengan ongkos Rp.5000/orang. Saya, Bang Kiting, Bang Gema, Bang Agung, Charla, Haga, ditemani Kang Daus sebagai pembimbing. Kami berangkat pada hari Jum’at, 3 November 2013. Sekitar pukul 2 siang bus bertolak dari kampus kami.

Sebelum menuju buragrang sebagai tujuan utama, rencananya ada beberapa tempat yang akan kami singgahi untuk sosialisasi penduduk. Pertama, rumah Pak RW, kedua, rumah kuncen gunung burangrang karena perjalanan kami ini bukan perjalanan biasa, yaitu pengembaraan. Kami semua adalah anggota muda Blue Hikers, Blue Hikers adalah salahsatu Unit Kegiatan Mahasiswa yang berfungsi sebagai wadah pengembangan keilmuan, penyaluran minat dan bakat, berkumpul untuk berkreatifitas, serta rasa cinta yang menghargai alam di fakultas kami, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. Blue Hikers sendiri mempunyai 2 divisi, yaitu rock climbing dan hutan gunung, dan kebetulan saya memilih divisi hutan gunung, bukan karena saya jago navdar atau karena koordivnya ya (haha) tapi karena saya gak bisa panjat tebing kaya anak-anak rc, papan ukl aja cuma tembus 3 point, kan malu-maluin kalo masuk divisi rc -_- . Nah sebagai divisi hutan gunung, kami sepakat menjalani pengembaraan ke gunung burangrang dan sebagai mahasiswa FIB kami juga patut dan harus tau tentang asal-usul legenda gunung yang akan kami daki ini. Oya, pengembaraan ini adalah salah satu syarat agar kami mendapat nomor keanggotaan tetap, jadi do’akan kami ya supaya diberi kelancaraan sampai mendapat nomor anggota nanti, amin!

Kami sampai dirumah Pak Supriatna (RW) sekitar pukul 5 sore, tujuan kami mendatangi rumah beliau yaitu untuk mencari tahu seluk beluk gunung burangrang beserta masyarakat sekitar kaki gunung, tentunya tentang cekungan bandung dan legenda tangkuban perahu yang konon masih ada hubungannya dengan gunung burangrang , sharing ini berakhir ba’da magrib dilanjut dengan shalat berjamaah. Syukur alhamdulillah, selain itu kami juga mendapat tumpangan tidur untuk malam ini di rumah beliau, beliau juga bersedia mengantar kami ke rumah kuncen gunung  burangrang, Pak Oding.

Di rumah Pak Oding kami masih bertanya perihal yang sama tetapi bedanya beliau ini lebih condong menceritakan dirinya pribadi dengan hal-hal mistis yang pernah beliau alami semasa hidupnya, misal;beliau percaya ada kerajaan berwarna biru di gunung burangrang yang dikuasai oleh Dewi Endah Saketik yang turunannya itu Dayang Sumbi beserta Sangkuriang, dan masih banyak hal-hal mistis lainnya.

Pukul sembilan malam sepulang dari rumah pak Oding kami bergegas kembali ke rumah pak RW,  semua sepakat saat sampai di rumah pak RW dankipur mengerjakan jobdesknya yaitu memasak, karena sejak tadi siang perut kami hanya terisi gorengan yang di hidangkan Bu RW saat menjamu kami sebelum pergi ke rumah Pak Oding. Saat kami sampai rumah Pak RW ternyata Bu RW sudah menghidangkan nasi panas, kerupuk, sayur tahu toge, sambal, dan juaranya yaitu asin jambal roti, waaaaah, saya tidak henti-hentinya mengucap syukur di dalam hati, semoga kebaikan beliau dan keluarga dibalas oleh Allah SWT.
Selain itu saya mendapat banyak pelajaran dari apa yang beliau sampaikan, ternyata selain menjadi ketua RW yang sudah menjabat selama 12 tahun beliau juga adalah seorang guru honorer sekolah dasar di daerah setempat, waktu senggang setelah beliau selesai mengajar dimanfaatkan unuk berkebun dan mengurus sapi-sapi ternaknya dan menjual susunya ke koperasi, beliau juga menceritakan tentang pengalamannya yang hampir lolos menjadi kepala sekolah SD dan telah masuk 30 besar, namun karena terhalang dengan titel bukan sarjana beliau gagal menjadi kepala sekolah, padahal hasil tes beliau sudah mengalahkan berpuluh-puluh orang yang bertitel sarjana,  “sarjana ayeunamah lain ku hayang-hayang teuing jadi sarjana neng, tapi salah sahiji bentuk peraturan pemerinta, padahalmah lulusan sarjana ge teu sakedik nu janten pengangguran ” , katanya .

Sebelum tidur kami briefing dan evaluasi, tak lupa memisahkan mop jatah makan malam kami untuk diberikan kepada keluarga pak RW, saya tidur di kamar dengan Charla, sedangkan yang lainnya tidur diruang tengah, pukul 10 malam kami istirahat tidur dan bangun pukul 5 subuh untuk sholat subuh, mandi dan packing.

Keesokan harinya sebelum berangkat, kami berfoto terlebih dahulu dengan Pak RW, tak lupa kami mengucapkan banyak terimakasih kepada beliau sekeluarga juga memberikan sedikit bekal makanan kami kepada beliau, lalu kami pamit untuk melanjutkan perjalanan.

Perjalanan menuju burangrang dimulai, mulanya dari Desa Cijanggel kami berjalan sekitar 100 meter menuju pemukiman yang dikelilingi oleh ladang dan perkebunan milik warga, indah dan asri sekali! Ya walaupun napas saya sudah hah heh hoh karena jalan yang kami lewati terus menanjak. Tak lama dari situ kami menemukan titik dimana kami bisa melihat bukit nyampai yang konon katanya bukit nyampai adalah bukti nyata adanya legenda sangkuriang, bukit nyapai ini adalah tambakan danau yang dibuat sangkuriang sebagai syarat mempersunting Dayang Sumbi. Di tempat ini menjadi titik koordinat pertama kali untuk orientasi medan dan orientasi peta. Tak jauh dari titik tersebut kami menuju sebuah warung untuk menitipkan carrier dan daypack kami, karena kami akan menuju titik koordinat berikutnya yaitu perbukitan sebelum pos hutan, di titik tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan navigasi darat, karena informasi yang kurang jelas dan ada beberapa diantara kami yang masih kebingungan atau mungkin lupa bagaimana teknik navigasi darat hehe.

Setelah menentukan titik tersebut, Haga, Bang Gema, dan Bang Kiting menuju pos perhutani untuk mencari informasi perizinan masuk wilayah gunung, karena saat diperjalanan tadi kami mendapat informasi sedang ada latihan tembak kopassus, kan serem juga kalau seandainya kena peluru nyasar L . Nah sisanya, kami berepat, saya, Kang Daus, Charla dan Bang Agung bersiap menuju warung untuk masak dan sarapan. Menu makan kali ini yaitu sayur sop telor puyuh, gehu ibu warung dan makaroni. Gak lama kemudian, Haga, Bang Gema, dan Bang Kiting datang, alhamdulillah kami dibolehkan mendaki.

Sekitar pukul 11 kami berpamitan dan berterimakasih kepada ibu warung, lalu kami melanjutkan perjalanan. Nah yang bikin saya heran tadi kan Haga, Bang Gema, dan Bang Kiting dapet informasi dari pos perhutani kalau dibolehin mendaki, tapi kok kita malah gak lewat pos perhutani ya, ini malah lewat bukit-bukit yang menurut saya cukup terjal (gak tau sih kalo kata yang lain), kan aneh juga. Oh ternyata kalau lewat pos perhutani kami harus bayar Rp.10000/orang, ya itung-itung ngirit lah dompet mahasiswa, jadi kami potong jalan deh, gini nih enaknya daki sama anak-anak PA, ada aja akalnya hehe :D

Sebelum pendakian dimulai kami melewati bukit-bukit kecil, di tempat ini kami bisa melihat hamparan Kota Bandung nan elok, keren deh! Setelah itu kami disambut oleh rangkaian pohon pinus yang berjajar rapi. Mereka pun setia mengiringi langkah kami menyusuri jalan setapak yang landai dan berdebu. Ditempat ini juga kami mendengar peluru-peluru yang ditembakan oleh para kopassus yang sedang berlatih, rasanya kayak di pelem-pelem deh hehe J. Setelah sekitar satu jam menikmati rangkaian hutan pinus, kami pun memasuki hutan alam dengan trek yang mulai menanjak, berliku, dan berbatu. Dari titik inilah perjalanan mulai menantang dengan jalan naik turun bukit. Bahkan kami juga akan melewati jalan setapak dengan jurang di sisi kanan dan kiri.
Setelah hampir dua jam perjalanan, tenaga saya mulai habis, berbeda dengan saudara-saudari saya yang lain, walaupun mereka membawa carrier tapi kenapa ya kelihatannya fun-fun aja? gak ada sama sekali wajah-wajah capeknya. Apa karena saya kelebihan berat badan ya? L.  Pokoknya mood saya udah turun banget lah, sampe gamau kalaupun disuruh senyum, tapi ya karena tingkah laku sodara-sodara yang konyol dan bikin ngakak, akhirnya mood kembali naik.
Bang Kiting sebagai leader dan Kang Daus sebagai pembimbing setia menunggu saya dibelakang, padahal saya sudah beberapa kali berhenti karena rasanya capek banget! Udah pengen nangis lah, tapi ya saya tahan lah, gengsi sama syal hehe. Bang kiting juga udah nawarin bahkan sempet maksa biar daypack saya dia yang bawa, tapi saya keukeuh gak mau, pokoknya kalo daypack saya dibawain orang saya gamau jalan (egois banget ya! Udah lambat, dibawain daypacknya gamau, haha) ya mau gimana lagi, karna dari awal pendakian prinsip saya gamau nyusahin orang kaya pra lapangan dulu, tepatnya saya ingin tau sih sebenernya kemampuan saya segimana, gak ada salahnya kan? Paling dibahas pas evaluasi hehe. Tapi kadang pas trek nanjak saya masih harus ditarik sama Bang Kiting juga sih, syukron Bang J  
Tepat di puncakan 2002 mdpl, kami bisa melihat pemandangan situ lembang dan hutan pinus dari ketinggian, edan banget lah pemandangannya! Ditempat ini juga kami menentukan titik koordinat kedua, tepatnya resection dimana kami bisa melihat jelas pemandangan situ lembang, gak lupa foto-foto dan istirahat sejenak, saya sudah bawel aja daritadi nanya-nanya Charla kapan sampainya? Berapa jam lagi? Bilangnya sih setengah jam lagi eh taunya masih jauh juga soalnya kita belum lewat turunan dan altar burangrang, kena kibul deh -_-
Setelah itu kami istirahat di altar dan ngobrol-ngobrol gak jelas, dari mulai ngobrolin artis luar lah, video senonoh anak SMP Jakarta lah, sampe gosip kalo dulu Haga pernah di-DO (gatau bener apa enggaknya haha), lalu kami melanjutkan perjalanan kembali. Akhirnya kami sampai tempat camp sekitar pukul 3 sore, sebenernya puncak utama deket banget sih dari tempat camp, tapi kami memutuskan summit attack besok pagi karena belum pasang tenda, flysheet, dan navigasi darat di titik terakhir.
Saat kami navigasi di titik terakhir ada suara lengkingan “stepuuuu stepuuu......” (dan sampe sekarang gak ngerti apa itu artinya), gak lama kemudian tim hore dan pembimbingan lapangan kami datang. Ada Bang Kumar, Angkel Ade, Kang Agung, A Ali, Kang Hilmi dan Kang Husni, rencananya Kang Boil sama Kang Sutan mau nyusul pake sepeda dari Jatinangor sampe pos hutan (gempor-gepor tuh kaki kaaaaaang -_-).
Setelah semua selesai, saya dan Charla masak untuk makan sore dan saudara saya yang lain mencari kayu bakar untuk membuat api unggun.
Oh ya, pemandangan diatas sini pokoknya indaaaaaaah banget! Apalagi pas liat sunset, kebayarlah capeknya perjalanan sama semua ini, pokoknya gak henti-hentinya ucap syukur sama Allah yang udah ngasih kekuatan sampai akhirnya bisa sampe puncak, itung-itung tafakkur juga kan J
Nah malemnya kami sharing, evaluasi, makan-makan, ngopi, ngeteh, nyusu dan bakar sosis di api unggun, sebenernya gak cocok sih kalo dibilang api unggun soalnya apinya gak begitu besar dan alhasil pada hipotermi deh hehe, tapi hiponya gak lebay sih, paling baru stadium satu, wa lakin syukron jiddan Kang Hilmi udah buatin api nya J
Saking dinginnya saya sama Charla udah gak kuat lagi nih pengen masuk tenda, jadi kita berdua pamit bobo duluan sama yang lain. Gileeeee!! Gak sekali-kali lagi deh camp di puncakan begini, anginnya nusuk tulang banget breeeeh! Udah pake jaket tebel, kaos kaki, sleeping bag, semuanya gak ngaruh! Padahal satu tenda yang harusnya ber-4 udah kita padet-padetin jadi ber-6 tapi dinginnya masih aja, keterlaluan banget sih L
Paginya kami bangun jam 5 lebih, terus sholat subuh, abis itu jam setengan 6 pas summit attack deeeeeh! Yeyyeyeyyeye J. Wah, ternyata ada banyak pendaki yang camp di puncak sana, jadi aja foto-fotonya gabisa bebas sebebas-bebasnya! yaaaaaah L, tapi gapapa deh bisa summit attack juga alhamdulillah banget.
Abis foto-foto diatas kami turun menuju tempat camp dan masak-masak buat makan pagi, dilanjut packing dan beresin tenda, gak lupa foto-foto lagi haha :D
Sekitar pukul 10 pagi kami turun, tapi saya ada sedikit kendala nih sama jempol kaki, jadi si kukunya itu nancleb ke daging, rasanya sakiiiiiit banget, jadi turunnya lambat deh kaya siput, tapi di altar saya ganti sepatu pake sendal gunungnya Charla, alhasil bisa lari deh turunnya kaya saudara-saudara yang lain, makasih banyak ya caaaaaal {}
Alhamdulillah, kami sampai pintu hutan  pukul 12, kami istirahat dan ngemil-ngemil dulu sekitar setengah jam, setelah itu kami melewati pintu angin, di tempat ini banyak pohon kayu putih loh, daunnya kalo diremas-remas wangi minyak kayu putih (makasih Kang Husni buat ilmunya), setelah lewat pintu angin kami lewat lembahan dan ladang pertanian warga. Oya, sebelum melewati ladang, kami bersih-bersih dulu di sumber air, ada yang gosok gigi, cuci muka, dll.
Nah, akhirnya sampai perkampungan warga dan desa Cijanggel, saya dan Charla langsung pergi ke masjid buat ganti baju, soalnya baju yang tadi udah gak puguh rupa lah, yah kotor, yah bau, gak banget lah pokoknya. Kalo Charla sih sempet mandi, tapi aku engga sempet soalnya gaenak takut kelamaan hehe, jadi pas Charla mandi aku Sholat Dzuhur sama Ashar di jamak.
Abis sholat kami semua turun ke pos komando, terus si A Ali dengan jurus jitunya yang entah gimana saya juga gak ngerti, dia bisa dapet angkot carteran dengan bayaran goceng doang sampe depan cimol, edan-edanan banget tuh pasti nawarnya haha, btw btw nuhun ya tan! J  Pas kita nyampe cimol kebetulan banget bus explore nya belum jalan, tapi udah lumayan penuh sih, jadi aja cowo-cowonya hampir semua berdiri, wkwk, sabar yaw! . Kami sampai Kampus sekitar pukul 4, dilanjut masak sisa bekal makanan yang gak sempet kemasak, maghribnya saya pulang deh kerumah. Ini dia ceritaku, apa ceritamu?? J

Alhamdulillah senin kemarin saya sudah mendapat nomor anggota “BH 276 P”, syukron Allah dan semua saudara-saudari yang telah membantu saya

Read Users' Comments (0)

Ceritanya sih curhat :)

Hwaaaa hari ini dan kemaren tuh rasanya seneng bangeeeeet, alhamdulillah uts lisan aku gak seburuk uts semester lalu, nah kalo gini rasanya kan jadi pengen belajar bahasa arab terus :) jadi inget semester satu pernah amuk-amukan sambil nangis ke mamah gara-gara gak bisa bahasa arab dan ip nya kecil, pake minta pindah kuliah segala lagi, inget moment itu tuh ngerasa jadi manusia paling gak bersyukur banget lah, kalo di inget-inget gimana perjuangan dulu belajar biar tembus snmptn, bolak-balik GO-pesantren-pesantren-GO naek bus kotrima sama iflah, lisma dan syifa, tapi nilai TO jeblok mulu, kan betee :( padahal udah belajar sampe begadang dan dilanjut tahajud, tapi yah alhamdulillah walaupun nilai TO jeblok mulu akhirnya berbuah manis tembus snmptn ke unpad, yaaa walau masuknya pilihan terakhir dan sempet nyesel juga pilihan terakhirnya milih sastra arab, tapi tetep punya kebanggaan tersendiri aja sih karna jadi angkatan pelopor terbanyak yang lulus snmptn di SMA hehe :) eh tapi sekarang gak nyesel kok masuk sastra arab! alhamdulillah .. (loh kok malah jadi curhat), lanjoooooot ---->
yaaaaah sebenernya aku sadar sih (pake banget) kalo usaha aku waktu semester satu dan dua tuh kurang, kurang banget malah! jadi aja ip nya jongkok bangeeeeet :( tapi ya sekarang aku sadar, kalo usaha itu berbanding lurus dengan hasil, jadi ya mau  gak mau kalo usahanya kurang hasilnya juga bakal jelek laaaah, pokoknya semester tiga dan seterusnya gaboleh ada nilai C lagi, amiiiin!

Nah kemaren juga aku seneeeeeng banget, bahagia bangeeeet karena bisa ketemu sama keluarga aku di SMA dulu, pokoknya temen-temen SMA tuh gak pernah dan gak akan bisa ada gantinya deh, mereka tuh orang-orang yang luar biasa dan bikin separuh hidup aku bahagia (etdah alay banget yak!), tapi emang bener sih waktu SMA tuh gak pernah banget ada yang namanya kesepian, trus udah gak ada kata jaim kalo mau kentut atau ngupil depan anak-anak, malah suka kejar-kejaran meper-meper upil haha (kangen banget gila!), kita juga pernah dihukum lari keliling lapangan satu kelas karena gak ngerjain tugas serempak, susah seneng selalu bareng deh, pokoknya everything for me lah mereka tuh! beda banget sama temen-temen aku di kampus sekarang, emaap bukan niat membandingkan sih yah cuman jadi tolak ukur aja hehe ;) Jadi ceritanya kemaren tuh kita ke nikahan salah satu temen kelas kita, namanya Rini Nurshaleha a.k.a ceceu rini, dia itu temen kita yang pertama nikah jadi hampir semua antusias pengen dateng, gimana engga coba dari 30 siswa yang dateng 22 orang dan yang absen cuma 8 orang, keren kan! padahal kuliah udah misah-misah dan rumahnya jauh-jauh tapi karena ada acara nikahan ceceu rini kita bisa kumpul-kumpul lagi, trus disana kita request lagu buka dikit joss, kereta malam, sama di rijek aja, pada joget-joget deh, tapi yang paling maceuh yah yulia a.k.a iyong lah udah pasti! hahaha :D hwaaaa pokonya rame bangeeeeet! oh ya, saking eratnya persaudaraan kami, semua gak ada yang naik angkutan umum loh alias dijemput satu persatu ke rumah masing-masing sama anak-anak cowo, aku aja di jemput irhas ke ujung berung, padahal dia pergi dari cihampelas, ujung ke ujung banget kan padahal? yah itulah kami, hwaaaa jadi kangen kalian lagiiiiii {}

ini beberapa foto kami yang bikin ricuh pelaminan dan bikin tamu undangan ngantri salaman juga ngantri tempat duduk buat makan wgwg :D








Udah dulu ya, bye! {}

Read Users' Comments (1)komentar

Nge-bulbo ah!

Nge-bulbo ah, mumpung ga ada kerjaan!

1. jika kamu adalah warna ?
 hijau, biar menyatu dengan alam *cielaaah*
2. jika kamu adalah musim ?
 musim semi, indah aja liatnya
3. jika kamu adalah musik ?
 pop, reggae, nasyid juga boleh *so alim*
4. jika kamu adalah hari ?
 hari gajian
5. jika kamu adalah kota ?
 Bandung lah!
6. jika kamu adalah negara ?
 So pasti Indonesia lah! eh Jepang juga boleh deh :D
7. jika kamu adalah anggota keluarga ?
 Bungsu *einimalahkebalikannya*
8. jika kamu adalah makanan ?
Yang pasti bukan sayuran *pait*
9. jika kamu adalah sepatu ?
 karrimor {}
10. jika kamu adalah buku ?
 komik miiko!
11. jika kamu adalah toko ?
 toko serba ada wkwk
12. jika kamu adalah kue ?
 kue basi, wkwk, hmm kue pengantin deh, *naon cenah*
13. jika kamu adalah suara ?
 bilal *ciee banget dah*
14. jika kamu adalah situs ?
 http://fairuzgnm.blogspot.com dongse!
15. jika kamu adalah surat ?
 surat-surat pernikahan *ngebetkawin* ngga juga deng!
16. jika kamu adalah tempat tidur ?
 bivak alam *muahaha, nostalgia pendidikan*
17. jika kamu adalah hewan ?
 pindang presto :9
18. jika kamu adalah tokoh kartun ?
 doraemon lah, badannya udah sama wkwk *apasih*
19. jika kamu adalah buah ?
 buah hati ibu dan apa wkwk
20. jika kamu adalah lagu ?
 Kau tak akan terganti- Marcel *kode* ngga juga deng wkwk!
21. jika kamu adalah handphone ?
 Nokia n-100 yang 200rebuan bulan lalu kejebur kloset T_T  *cedihngeud*
22. jika kamu adalah kosmetik ?
 Rexona! yang setia setiap saat *apasih*
23. jika kamu adalah Permen ?
 permen karet
24. jika kamu adalah novel ?
 Toto-chan, Taj mahal, Tahta Mahameru, 5 cm, Negeri 5 menara, Laskar pelangi, dll 
25. jika kamu adalah nama ?
 Fairuz Ghaniyyah Noer Makkiyyah Binti H.Iin Solihin :)

lanjut part 2, cekidot!

1. Punya masalah hr ini?
Punya, telat masuk kuliah, SUJP belom jadi, gaikut rapat mabim -_-
2. Lg apa skrg?
ngisi bulbo
3. Makan apa td?
Pindang presto dan kwetiaw tadi malem
4. Liburan apa kuliah?
kuliah tp meliburkan diri *jangandiikutin*
5. Pernah snorkling dipantai?
boro-boro, renang aja tenggelem --"
6. Terakhir kali liat laut?
semester 2, ke pangandaran sama anak-anak @bluehikers
7. Makanan pedas yg terakhir km makan?
keripik setan pojok
8. Warna pakaian km skrg?
merah
9. Angka favorite km?
1 lah
10. Km pake laptop apa komputer?
laptop
11. Lbh sering pake GSM atau CDMA?
GSM 
12. Terakhir nangis kpn?
kemaren, pas nonton pelem *lebay*
13. Apa yg buat km smpe nangis ?
dibilangin nonton pelem yeeeh!
14. Orang terakhir yg ngobrol sm km?
aa, kaka sepupu
15. Dia temen atau pacar?
KAKA SEPUPU!
16. Punya musuh?
  rasanya sih ngga 
17. Lg dengerin lagu ga?
engga
18. Lagu apa yg km dnger?
NGGA LG DENGER LAGU!
19. Telfon terakhir dr siapa?
Dinda, tp gak keangkat
20. Ngomong apa?
ga ngomong
21. Sms terakhir dr siapa?
Henry
22. Web terakhir yg km buka?
blog si gueh
23. Ym/msn punya ga?
punya dongse
24. Terakhir chat ma siapa?
wah lupa
25. Lg dimana skrg?
 di hatinyaaaaa *uwwaw*
26. Ga belajar?
tetiba amnesia
27. Ada saran ga buat temen km yg bru pts cinta?
jangan nyesel ntar susah moveon
28. Bisa menguasai brp bhasa?
dua, sunda + indonesia wkwk
29. Pilih dikasih boneka atau baju?
boneka, kalo baju takut gak cukup
30. Besok mau kmana?
ngampyuus
31. Slalu nangis ga kalo ada mslh?
tergantung masalahnya kek gimana
32. Ada yg lg km pengenin?
ipk 3,5
33. Mall terakhir yg km kunjungi?
BIP
34. Merasa ada yg kurang dr hari ini?
Kurang duit
35. Ada ga co yg lg pdkt ma km?
engga kayaknya

bye {}

Read Users' Comments (0)

Ini ceritaku, apa ceritamu???

Kemaren-kemaren salah satu temenku yang namanya Najmah bilang, "Ghen, ahir-ahir ieu asa katingali geulis wae eung", aku cuma bisa bales pake ketawa aja, trus lusanya dia nanya, "Ghen, kunaon sih ayeuna make tiungna jadi double wae? meuni teu nyarita".
Jadi gini kronologisnya, beberapa minggu yang lalu aku maen ke pondok temenku, tepatnya temen deket sih atau bisa dibilang sahabat, atau mantan adik ipar *cielaaaah*, namanya Iflah. Hubungan kami deket bangeeeet, soalnya waktu SMA dulu satu tahun terakhir kami satu kamar, jadi udah sering ngobrol bareng, jalan bareng, bobo bareng, les GO bareng, sampe mandi juga bareng *efekngantri* haha, nah berawal dari situ jadi sampai sekarang komunikasi kami masih jalan, pokoknya udah ga ada jarak lah antara kita *acieee*, jadi kalo mau curhat atau ngomen atau apalah itu pasti blak-blakan bangeeet.
Hari itu kami makan baso dideket pondoknya Iflah, trus tiba-tiba dia njeplak, "Fai naha sih kamuteh jadi kayak gini, beda banget sama dulu, dulu mah waktu di pesantren sholehah banget, baju panjang-panjang, tukang ngingetin ngaji, sholat dan sebagainya, tahajud dhuha ga pernah lewat, pokoknya dulu mah kamuteh panutan aku banget fai, beneran".
Berawal dari jeplakan itu, yang alhasil jadi pikiran banget sumpah!, aku ngaca sama diri aku yang sekarang ini, aku yang asal nyeplos, nyeleneh, baju begini, ngaji kalo ada waktu, sholat gak selalu on time, dhuha kadang-kadang, tahajud apalagi, benak aku ngomong,"Ya Allah parah banget ya aku?", Beda banget sama Iflah, sekarang dia jadi anak lembaga dakwah kampus, jilbabnya syar'i, kaos kaki gak pernah lepas, pesantren pula??? Dari situ aku mikir, pokoknya aku harus bisa berubah, tapi kalo untuk ikut LDK atau pake gamis dan kaos kaki rasanya belum siap eung, masalahnya lingkungan yang aku hadepin sama lingkungan dia beda banget, aku tuh pengen jadi wanita sholehah tapi gak pengen membatasi diri aku untuk survive di lingkungan sekitar, jadi aku mulai dari panjangin kerudung sedikit-sedikit laaaah, dari yang awalnya gak menutupi dada jadi aku tutupin, dari yang awalnya terawang aku double-in, kalo prinsip aku beda sih sama kebanyakan orang, banyak orang lebih milih kalo kita ingin memperbaiki diri dimulai dari hatinya dulu baru penampilan, kalo aku pribadi sih dari penampilan dulu, soalnya kalo hati kita belum baik tapi penampilan udah mendukung otomatis hati kita juga ikut malu kalo mau berbuat sesuatu yang gak boleh diperbuat, iya gak?

Ini foto aku sama si Iflah beberapa hari kemarin saat ikut seminar #InspirasiMudaMulia *sambilpromosi*




Wah, jam di leptop udah nunjukin pukul 00.02 ternyata, aku bobo dulu ya, ini ceritaku, apa ceritamu??? bye {}

Read Users' Comments (0)

STMJ

Pasti sering denger kan istilah ini di warung kopi? atau di warteg-warteg? eeeet jangan salah! STMJ yang mau aku bahas sekarang ini bukan susu telur madu jahe, tapi semester tiga masih jomblo! Sedih banget yaaaak T_T. Jomblo bukan berarti gak laku loh! tapi ya belum mau aja gitu! sebenernya beberapa bulan kebelakang aku sempet deket sih sama seseorang, udah sama-sama nyaman tapi da ari hati belum mau pacaran lagi mah gak bisa dipaksain, bukan maksut php juga loooh, hm ngeri bukan jodoh sih sebenernya, ntar kan kalo susah moveon suami kita kelak sakit hati bukan? Kalo kata Ust.Felix mah "pacaran itu mainan, nikah itu tanda serius, jadi mau dimainin atau diseriusin?", jleb banget lah baca quote itu! Mau nikah harus lulus kuliah dulu --".. Tapi ya gak mau munafik juga sih, semua orang pasti butuh seseorang yang bener-bener peduli sama kita, mau dengerin curhat kita, mau nemenin pas lagi susah atau sedih, dan kebetulan sampai detik ini aku belum dapetin sahabat yang kaya gitu, yang bener-bener dimana ada aku disitu ada dia! So, semester tiga woy kejar ipk dulu baru pacaraaaaaan! wkwk *apabangetdaaaah*, bye!

Read Users' Comments (0)

Bismillah,
Seminggu lalu, keluarga kami kehilangan sesosok adik, sepupu, keponakan, yang sangat kami cintai, De Wafa, sebelum meninggal De Wafa mengalami kecelakaan dan pendarahan dikepala, ga pernah ada firasat atau pertanda apapun sebelum kejadian itu, yang pasti kami sangat kehilangan sesosok adik yang luar biasa, yang disayangi keluarga, bahkan sangat disayangi teman-temannya. 

Selamat jalan de, inshaallah khusnul hatimah ..  



  

Read Users' Comments (0)

Sempet dapet amanah dari Aiq suruh baca kumpulan puisi Sapardi Djoko Damono

Enak dibaca, mudah dicerna, diksinya ringan tapi sangat bermakna, ini dia puisi karya Sapardi Djoko Damono :)Yuuuk baca!

AKU INGIN

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:

dengan kata yang tak sempat diucapkan

kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:

dengan isyarat yang tak sempat disampaikan

awan kepada hujan yang menjadikannya tiada


PADA SUATU HARI NANTI

pada suatu hari nantijasadku tak akan ada lagitapi dalam bait-bait sajak ini kau takkan kurelakan sendiri

pada suatu hari nanti suaraku tak terdengar lagitapi di antara larik-larik sajak ini kau akan tetap kusiasati

pada suatu hari nantiimpianku pun tak dikenal laginamun di sela-sela huruf sajak inikau takkan letih-letihnya kucari


GADIS KECIL

Ada gadis kecil diseberangkan gerimis

di tangan kanannya bergoyang payung 

tangan kirinya mengibaskan tangis

di pinggir padang,ada pohon dan seekor burung…


DALAM BIS

langit di kaca jendela bergoyangterarah ke mana wajah di kaca jendela yang dahulujuga mengecil dalam pesona sebermula adalah katabaru perjalanan dari kota ke kota demikian cepat kita pun terperanjat waktu henti ia tiada…


HATIKU SELEMBAR DAUN

hatiku selembar daun melayang jatuh di rumput;

nanti dulu, biarkan aku sejenak terbaring di sini;

ada yang masih ingin kupandang, yang selama ini senantiasa luput;

sesaat adalah abadi sebelum kausapu tamanmu setiap pagi.

Perahu Kertas,Kumpulan Sajak,1982.


KETIKA JARI-JARI BUNGA TERLUKA

Ketika Jari-jari bunga terluka mendadak terasa betapa sengit, cinta kita cahaya bagai kabut, kabut cahaya di langit menyisih awan hari inidi bumi meriap sepi yang purba ketika kemarau terasa ke bulu-bulu matasuatu pagi, di sayap kupu-kupu disayap warna, suara burung di ranting-ranting cuaca bulu-bulu cahaya betapa parah cinta kita mabuk berjalan diantara jerit bunga-bunga rekah…Ketika Jari-jari bunga terbuka mendadak terasa betapa sengit, cinta kita cahaya bagai kabut, kabut cahaya di langit menyisih awan hari inidi bumi meriap sepi yang purba ketika kemarau terasa ke bulu-bulu mata


BUAT NING 

pasti datangkah semua yang ditunggudetik-detik berjajar pada mistar yang panjang barangkali tanpa salam terlebih dahulujanuari mengeras di tembok itu jugalalu desember…musim pun masak sebelum menyala cakrawalatiba-tiba kita bergegas pada jemputan itu

Read Users' Comments (0)

Unek-unek

Aku gak minta balesan apapun dari kamu ya, mau itu bentuk respon atau apalah, gak! gak butuh!
Kewajiban aku disini cuma satu, yaitu ngingetin kamu .. gak mau liat kamu terpengaruh sama lingkungan yang mestinya gak kamu jalani ..
plis jadi diri sendiri, jangan jadi orang lain, pokoknya seburuk apapun lingkungan sekitarmu, kamu gak akan terpengaruh sama sekali kalo kamu punya pondasi, pendirian, prinsip, dan iman yang kuat! So, be your self !

Good night, semoga kita selalu ada dalam lindungan-Nya :)

Read Users' Comments (0)

Blue Hikers! Jaya!

Salam lestari semuaaaa, siang ini saya mau berbagi cerita .. foto dibawah ini adalah saudara-saudari angkatan p blue hikers, kami semua masih angkatan muda dan sedang dalam proses mabim, do'ain ya semoga lancar sampai penomoran nanti .. kalo yang kepo apa itu blue hikers tinggal follow akun twiter kami di @bluehikers :) 


Nah, dari kiri ke kanan yaa perkenalannya : @infoalwin, @aji_hileud, @charlachrist, @chraniprmt, @hagariaa, @riridhaaa, @muhammadagung_, @iqraardini, @rezkamedhya, @fairuzgnm (saya), @fitriadiningrat, @ekawindarachmaw, @ilhmbdhmn, dan yang pegang panji @gemafebrian



 Ini foto kami saat di sc (student center) sebelum pergi ke lapangan, ceritanya push up sambutan dari senior-senior laaaah, lumayan cape tapi gapapa kan pingin langsing :D



 Nah ini senior-senior kami, malah perintis blue hikersnya juga hadir, beliau biasa di sapa Abah Donny (tiga dari kiri) 


 Ini saat kami akan melakukan e-sar di lapangan


 Nah, yang ini kami sedang berada di sungai ceritanya sih mandi masal tapi carrier dan semua perlengkapan masih tetap dipakai (gak kebayang kan beratnya --")


Masih ditempat yang sama, kami sikat gigi masal dan gigi saya sedang dibersihkan oleh teh winda :p 


 Nah ini dia sebuah karya yang gak akan pernah terlupakan, ini namanya bivak alam, kalo diamati dari jauh sih memang kaya tumpukan sampah, padahal yang didalem trash bag itu kaki saya looooh :D  Jangan sekali-kali bikin beginian ya kalo gak dalam keadaan survival, selain sayang sama tumbuhan tidur di kasur jauh lebih enak kok hehe (gausah ditanya lagi kali yak :p )


Ini dia puncaknya!, panitia = saudara .. kan udah samaan syalnya :D

Sebenernya masih banyak banget foto-fotonya, tapi karena lagi males segini aja deh yaa :))
Makasih banyak, wassalam ..


Read Users' Comments (0)